banner 728x250

Endar Kristiani Sosok Kartini Masa Kini, Bangun Bisnis Andalkan Kreativitas

Owner Denadiv Frozen Food and Cake, Endar Kristiani. (Foto: Irfan Bagus)

MALANG – Sosok Kartini masa kini adalah perempuan yang memiliki jiwa tangguh, bisa membantu perekonomian keluarga, dan bisa mengerjakan banyak hal.

Perempuan saat ini harus di tuntut berinovasi, menciptakan hal baru dan harus berani maju. Hal inilah yang dilakukan Endar Kristiani, Owner Denadiv Frozen Food and Cake. 

banner 336x280

Berkat ketelatenan, Kristin sapaan akrabnya, membuka bisnis di tahun 2017. Perempuan berusia 30 tahun ini memulai usaha bunga sabun. Kristin membuat sabun dengan beraneka bentuk hingga di pamerkan di berbagai tempat.

Hanya bermodalkan 5 ribu dan mengandalkan kreativitas, satu bunga hias dari sabun yang ia jual dapat meraup untung 400 ribu rupiah.

Namun, bisnis itu tak berlangsung lama, sebab terkendala dengan situasi di dalam keluarga.

“Anak saya masih kecil, jadi saat saya sedang produksi, tiba-tiba anak saya merusak, dan itu sering terjadi sehingga saya tidak melanjutkannya. Sayang sih sebenarnya tapi mau gimana lagi,” jelas Endar Kristiani kepada rubrika.co.id, Kamis (21/04/2022).

Walaupun menghadapi berbagai rintangan, perempuan berusia 30 tahun ini pun mencoba  peruntungan di bidang lain, yakni Seafood Frozen dan Kue Kering dengan nama brand Denadiv.

Usahanya ini terletak di Jalan Plaosan Timur Gg 7 No 41 Rt 6 Rw 12 Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

“Saya mencoba peruntungan baru di bidang usaha yaitu bejualan Seafood, disini saya menjual beraneka ragam Seafood seperti udang, tetelan ikan kerapu, tetelan cumi, ikan dory, dan baby crab,” paparnya.

Menurut Kristin, usahanya tersebut cukup menjajikan. Ia menjualnya mulai dari harga 20 ribu hingga 65 ribu rupiah perkilonya.

“Saya bisa berpenghasilan hingga 800 ribu per tiga hari, cukup lah buat sehari-hari,” imbuhnya.

Baby Crab menjadi menu terlaris yang banyak diburu warga Malang dan sekitarnya. Peminatnya bertambah karena keunikan dari rasa bayi kepiting itu.

“Jenis Baby Crab ini, yang paling banyak di buru pembeli, karena Seafood ini memang lagi viral dan paling di cari oleh masyarakat, bentuknya yang kecil masyarakat biasa menjadikan makanan ini menjadi prodak olahan crispy baik di resto dan rumah makan,” katanya.

Dalam sehari, Kristin bisa menjual 10 hingga 50 Kg. Namun beberapa bulan ini, semenjak harga minyak goreng melambung tinggi dan langka, penjualannya juga turut menurun.

“Dampaknya ke usaha saya juga turun hingga 90 persen,” tandasnya.

Tak habis ide, Kristin pun mencoba inivasi baru. Menjelang hari raya Idul Fitri, ia membuat usaha aneka kue kering.

“Ada beberapa aneka kue kering saya juga jual, seperti nastar, castengel, putri salju, semprit, chochocip, semprit laut yang di hargai mulai dari 27 ribu hinga 80 ribu rupiah, yang cocok di sajikan ketika idul fitri,” bebernya.

Dalam peringatan Hari Kartini ini, ia berharap kepada pelaku UMKM maupun Home Industry agar tidak patah semangat dan tidak mudah menyerah.

“Tetap melakukan inovasi-inovasi untuk mengembangkan bisnis masing-masing, jangan terpaku dengan satu usaha saja,” pesan Endar Kristiani.