banner 728x250
Daerah  

Kunjungi KEK Singhasari, Andreas: Wadah Pemuda Kembangkan Ekonomi Digital

Anggota Komisi XI DPR RI dari Dapil Malang Raya, Ir. Andreas Eddy Susetyo, M.M bersama Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hasan Fawzi melakukan kunjungan ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, Kabupaten Malang, Jumat (21/6/2024).

MALANG –  Anggota Komisi XI DPR RI dari Dapil Malang Raya, Ir. Andreas Eddy Susetyo, M.M bersama Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hasan Fawzi melakukan kunjungan ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, Kabupaten Malang, Jumat (21/6/2024).

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka melakukan pemantauan perkembangan pembangunan KEK Singhasari yang menjadi pelopor KEK pertama untuk pariwisata dan perkembangan teknologi digital.

banner 336x280

Anggota DPR RI Dapil Malang Raya, Andreas Eddy Susetyo, yang menilai bahwa area seluas 120 hektar tersebut berpotensi menjadi pusat bisnis dan investasi yang strategis di Jawa Timur, khususnya di kawasan Malang Raya.

“Apalagi sampai sejauh ini, kurang lebih sudah ada 85 lokasi wisata, 20 star up, dan berbagai macam potensi lain yang masih bisa dikembangkan lagi di KEK Singhasari,” jelasnya.

Andreas menilai, jika pembangunan tahap dua bisa berjalan sesuai yang di rencanakan, maka akan menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi anak-anak muda untuk pengembangan potensi ekonomi digital.

“Jadi trend sekarang ini kan bagaimana kita memfasilitasi para anak-anak muda untuk mengembangkan potensi dalam dunia ekonomi digital, maka jawabannya adalah KEK Singhasari yang akan menjadi tempat dan wadah bagi para pemuda dalam mengembangkan ekonomi digital,” beber Sam AES, sapaan akrab Andreas.

Sementara, Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hasan Fawzi menjabarkan, keberlanjutan pengembangan KEK Singhasari harus dilakukan dengan penguatan koordinasi dan kolaborasi lintas sektor agar berjalan sesuai dengan yang sudah direncanakan.

“Harapan kami, kita bisa bersinergi untuk keberlanjutan pengembangan wilayah KEK Singhasari. Biar lebih afdol kerjasama ini juga disaksikan dan diketahui oleh Pak Andreas selaku wakil rakyat dari daerah pemilihan Malang Raya,” tambahnya.

Kemudian, menurut Direktur Umum KEK Singhasari, Dr. Purnadi, SH.,M.Si, total luas dari wilayah KEK ini sekitar 120 hektar, dan sudah dikerjakan seluas 40 hektar. 

“Jadi proyek kita dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama 40 Hektar sudah kami kerjakan dan kami sudah investasikan Rp 1,4 triliyun, selebihnya akan dikerjakan di tahap berikutnya,” terangnya. 

Dalam upaya penyelesaian KEK Singhasari pada tahap kedua tersebut, Purnadi menurut perhitungan yang sudah dilakukan akan menelan biaya sekitar Rp 11 triliyun.

“Saya berharap adanya sinergitas dengan pihak OJK yang juga disaksikan langsung oleh anggota DPR RI Dapil Malang Raya yaitu Pak Andreas, penyelesaian pembangunan tahap kedua KEK Singhasari dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang sudah di jadwalkan,” harapnya. (***)

banner 336x280