banner 728x250

Dugaan Korupsi, Kontraktor Jembatan Sungai Enok Jadi DPO Kejati Riau

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menetapkan kontraktor pembangunan Jembatan Sungai Enok, HM Fadillah Akbar sebagai daftar pencarian orang (DPO), Kamis (2/11/2023).

PEKANBARU – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menetapkan kontraktor pembangunan Jembatan Sungai Enok, HM Fadillah Akbar sebagai daftar pencarian orang (DPO), Kamis (2/11/2023).

Hal itu berhubungan dalam kasus dugaan korupsi pembangunan jembatan yang berada di Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.

banner 336x280

Melalui Kasi Penkum Kejati Riau Bambang Heripurwanto membenarkan bahwa Fadillah sudah berstatus sebagai tersangka.

“Yang bersangkutan tidak hadir dan tidak memenuhi panggilan oleh Tim Jaksa Penyidik pada bidang pidana khusus Kejati Riau,” ujar Bambang.

Berdasarkan surat daftar pencarian orang kejaksaan Tinggi Riau Nomor : PRINT-01/L.4.5/FD.1/TAP.DPO/10/2023 tertanggal 19 Oktober 2023 HM Fadillah Akbar menjadi buronan Kejaksaan Tinggi Riau.

Fadilah Akbar dijadikan tersangka berawal adanya temuan kerugian negara pada pembangunan Jembatan Sungai Enok Kabupaten Indragiri Hilir tahun anggaran 2012 lalu.

Bersama rekannya tim kejaksaan menetapkan Budhi Saputra mantan Direktur Utama PT Bona Riau Jaya sebagai tersangka.

Dalam kasus dugaan korupsi, Fadillah Akbar berperan sebagai Dirut PT Bona Riau Jaya perusahaan yang menjadi rekanan pengerjaan proyek.

Kasi Penkum menjelaskan awalnya yang bersangkutan dipanggil pada Kamis, 7 September 2023 lalu untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

Hanya saja Budhi Saputra yang memenuhi panggilan penyidik. Pada hari yang sama penyidik menetapkan Budhi Saputra sebagai tersangka dan dititpkan di rumah tahanan negara kelas 1 Pekanbaru.

“Foto dan identitas DPO ini telah disebar. Ciri-cirinya berjenis kelamin laki-laki, kelahiran Tembilahan pada 23 April 1975. Tinggi badan sekitar 165 cm, berkulit sawo matang dengan bentuk muka oval dan berambut ikal,” pungkas Kasi Penkum Kejati Riau.

Apabila masyarakat mengetahui informasi serta keberadaan Fadillah Akbar harap menghubungi Kejati Riau atau bisa langsung hubungi nomor telepon seluler 0812-6654-4068.

“Informasi sekecil apapun dari masyarakat, sangat membantu kami dalam menegakkan hukum yang berkeadilan,” pesan Kasi Penkum Kejati Riau. (***)

banner 336x280