banner 728x250
Hukrim  

Motif Balas Dendam Dasari Pembakaran Rumah dan Penjarahan di Jember

Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo saat jumpa pers di Mapolres Jember, Sabtu (6/8/2022).

JEMBER – Motif peristiwa pembakaran rumah disertai penjarahan yang dialami warga Padukuhan Patungrejo dan Padukuhan Dampikrejo di Dusun Baban Timur Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Jember terkuak.

Jajaran Polres Jember bergerak cepat untuk menyelidiki kasus tersebut sekaligus mengamankan 15 orang digelandang ke Mapolres Jember.

banner 336x280

Sebanyak 9 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka termasuk salah satunya adalah penggerak atau provokator dalam kerusuhan, yakni J (55) warga Banyuwanyar Kecamatan Kalibaru Banyuwangi.

“Benar kami sudah mengamankan 15 orang pelaku kerusuhan, semuanya berasal dari Kecamatan Kalibaru Banyuwangi, hanya 1 orang yang berasal dari Sampang Madura,” ujar Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo, Sabtu (6/8/2022).

Hery juga menjelaskan, motif dari pelaku pembakaran adalah sakit hati atas penganiayaan yang dilakukan oleh Ali warga setempat kepada Haji Suhar dan ketiga temannya pada 3 Juli 2022 lalu.

Dari penganiayaan yang dilakukan Ali, Haji Suhar mengalami luka bacok dikepalanya. Ali sendiri usai menganiaya korbannya langsung diamankan oleh petugas dari Polsek Sempolan Jember.

“Meski Ali selaku penganiaya sudah diamankan, hal ini belum bisa diterima oleh salah satu anak Haji Suhar, dan menghubungi J untuk melakukan balas dendam,” jelas Hery.

Sehingga J langsung mengumpulkan anggotanya untuk melakukan pengerusakan dan pembakaran di rumah Ali, rumah Salam dan juga rumah Yono yang juga tetangga Ali.