banner 728x250

Junta Myanmar Eksekusi Mati Mantan Politisi dan Aktivis Veteran Myanmar

Phyo Zeya Thaw, seorang mantan anggota parlemen berusia 41 tahun dari partai pemimpin terguling Aung San Suu Kyi termasuk diantara empat orang yang dieksekusi oleh junta Myanmar. (Foto: Aung Shine Oo/AP)

MYANMAR – Junta Myanmar telah mengeksekusi empat tahanan termasuk seorang mantan politisi dan seorang aktivis veteran.

Media yang dikendalikan Junta melaporkan pada hari Senin (25/7), bahwa empat pria, termasuk Phyo Zeya Thaw, seorang rapper dan mantan anggota parlemen dari partai Aung San Suu Kyi, dan aktivis demokrasi terkemuka Kyaw Min Yu, yang dikenal sebagai Jimmy, telah dieksekusi.

banner 336x280

Mereka dituduh bersekongkol untuk melakukan aksi teror dan dijatuhi hukuman mati pada Januari dalam persidangan tertutup.

Aung Myo Min, Menteri HAM di pemerintah persatuan nasional Myanmar (NUG), yang dibentuk di pengasingan oleh politisi terpilih, perwakilan etnis minoritas dan aktivis, mengatakan dia sangat sedih mendengar eksekusi tersebut. 

“Apa lagi yang kita perlukan untuk membuktikan betapa kejamnya militer Myanmar yang kejam?,” ucapnya dikutip dari Guardian, Senin (25/7/2022).

Menyusul laporan eksekusi, sebuah spanduk digantung di jembatan di Yangon bertuliskan peringatan bahwa junta harus “siap membayar hutang darah”. Teks di bawahnya berbunyi: “RIP Zeyar Thaw, Jimmy, Hla Myo Aung dan Aung Thura.”

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Junta militer Myanmar merebut kekuasaan dalam kudeta pada Februari 2021, menggulingkan pemerintah terpilih Aung San Suu Kyi dan sejak itu melancarkan kampanye kekerasan brutal untuk menekan oposisi.

Sebanyak 14.847 orang telah ditangkap sejak kudeta, sementara 11.759 masih ditahan, menurut kelompok advokasi Asosiasi Bantuan Tahanan Politik (AAPP) Burma, yang memantau penangkapan dan pembunuhan.

Menurut AAPP Burma, 76 tahanan telah dijatuhi hukuman mati sejak kudeta, termasuk dua anak. Sebanyak 41 orang lainnya telah dijatuhi hukuman mati secara in absentia.

Sebelum eksekusi pada hari Senin, Myanmar tidak melakukan hukuman mati selama lebih dari 30 tahun, menurut PBB.

banner 336x280