banner 728x250

Korea Utara Kritik Kesepakatan Antara AS-Korea Selatan-Jepang

Bendera Korea Utara. (Foto: Ist)

SEOUL – Kesepakatan yang dibuat oleh AS, Korea Selatan dan Jepang turut menyita perhatian dari pemerintahan Korea Utara. Dilansir dari CNN pada Minggu,(3/07/2022) Korea Utara mengkritik kesepakatan antara Amerika Serikat, Korea Selatan dan Jepang untuk memperkuat kerja sama militer mengklaim itu adalah bagian dari rencana AS untuk menciptakan aliansi militer seperti NATO di wilayah tersebut.

Juru bicara Kementerian Luar Megeri Korea Utara mengatakan banyak pertanyaan yang diajukan oleh KCNA, kantor berita negara yang dilaporkan pada hari Minggu.

banner 336x280

“Realitas jelas menunjukkan bahwa tujuan sebenarnya dari AS menyebarkan desas-desus tentang ‘ancaman dari Korea Utara’ adalah untuk memberikan alasan untuk mencapai supremasi militer di kawasan Asia-Pasifik,” ucap juru bicara itu.

Tentunya hal ini akan memicu kerusakan dalam lingkungan keamanan dimana akan terdapat situasi yang mendesak dalam membangun pertahanan.

“Situasi yang ada lebih mendesak untuk membangun pertahanan negara untuk secara aktif mengatasi kerusakan lingkungan keamanan yang cepat,” tambahnya.

Presiden AS Joe Biden, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida dan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol bertemu di sela-sela KTT NATO pekan lalu dan sepakat bahwa kemajuan program nuklir dan rudal Korea Utara menimbulkan ancaman serius tidak hanya bagi semenanjung Korea tetapi juga Asia Timur dan dunia.

Mereka mengatakan akan mengeksplorasi cara lebih lanjut untuk memperkuat “pencegahan yang diperpanjang” terhadap Korea Utara.

Korea Utara tahun ini telah melakukan uji coba rudal dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan diyakini oleh beberapa pihak sedang mempersiapkan uji coba nuklir lainnya.

“Kemampuan pencegahan aliansi Jepang-AS dan AS-Republik Korea perlu ditingkatkan sebagai bagian dari upaya penting untuk memperkuat kemitraan trilateral antara Jepang, AS, dan ROK,” kata Kishida.

Hubungan antara Jepang dan Korea Selatan telah lama tegang oleh kenangan pendudukan Jepang di Semenanjung Korea dari tahun 1910 hingga 1945.

Hubungan memburuk menjadi yang terburuk dalam beberapa tahun di bawah Presiden Korea Selatan sebelumnya Moon Jae-in, dengan pertikaian atas wilayah dan sejarah dan kedua negara membatalkan pakta berbagi intelijen. Yoon, bagaimanapun, telah menyatakan keinginan untuk memperbaiki hubungan, dan Kishida juga tampaknya merespons dengan baik.

banner 336x280