banner 728x250

Usung Judul GEBRAK, Mahasiswa FK UMM Sabet Juara Liga Mahasiswa Berprestasi PTMA

Foto: Adie Prasetia Maulana, Mahasiswa UMM yang Sukses Raih Juara di Liga 1 Sarjana PILMAPRES PTMA 2022. (Dok. pribadi)

MALANG – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Adie Prasetia Maulana Utama, sukses raih Juara 2 Liga 1 Sarjana Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) 2022. 

Event Liga 1 Sarjana Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) 2022 ini berlangsung sejak bulan April dan pengumuman pemenang pada Sabtu (4/6) lalu.

banner 336x280

Adie, kepada media mengatakan, awalnya tidak menyangka jika ditunjuk untuk mewakili UMM pada ajang Pilmapres PTMA tahun 2022 ini. Selama event, Adie melewati beberapa tahap yakni tahap pendaftaran, seleksi tahap satu, presentasi poster, dan diakhiri pengumuman dengan lima finalis terpilih. Di samping itu, ada juga sederet berkas yang harus dilengkapi, dua di antaranya yakni poster prestasi dan poster gagasan yang akan dipresentasikan.

“Mengingat kegiatan ini adalah event pemilihan mahasiswa berprestasi dari pergutuan tinggi Muhammdiyah dan Aisyiyah se-Indonesia, jadi persaingannya sangat ketat dan benar-benar harus menyiapkan mental secara matang,” tambahnya.

Adie dalam poster gagasannya mengusung judul “GEBRAK (Gerakan Aksi Bersama Peduli Kesehatan Mental)”. Hal ini dipilihnya setelah melihat kondisi pasca pandemi Covid-19 yang berdampak pada mental masyarakat. Apalagi kurangnya pengetahuan masyarakat akan hal itu. Sehingga, berbekal gagasan yang dimilikinya, Adie ingin mengedukasi masyarakat terkait kesehatan mental melalui creative campaign. 

“Saya juga ingin melalui creative campaign ini bisa meningkatkan kepedulian antar sesama serta memberikan pemahaman pentingnya menjaga kesehatan mental,” imbuhnya.

Sebelumnya, mahasiswa FK angkatan 2019 ini telah meraih banyak prestasi. Baik di tingkat regional hingga nasional. Mulai dari juara tiktok edukasi kesehatan Jawa-Bali, juara poster kesehatan Jawa-Bali, hingga juara video edukasi kesehatan nasional, dan masih banyak lagi. Selain itu, ia juga pernah menjadi Duta Perubahan Perilaku Satuan dalam penanganan Covid-19 pada 2021 lalu.

Adie meyakini, kesempatan seperti ini adalah sebuah peluang yang tidak datang dua kali. Hal inilah yang mendorongnya untuk terus berprestasi. Menurutnya, menjadi mahasiwa sarjana hanya sekali seumur hidup, sehingga harus memanfaatkan waktu yang dipunya dengan sebaik-baiknya. Harus diisi dengan pengembangan skill, terus mengasah pemikiran dan tidak cepat puas dengan capaian dan prestasi. Selain itu, kegiatan organisasi juga dirasa membentuk tanggung jawab dan membiasakan manajemen waktu.

“Pelecut semangat saya untuk terus berkembang adalah tidak cepat puas dan kesempatan yang tidak datang dua kali. Ketika kesempatan itu datang, maka semaksimal mungkin harus dimanfaatkan,” ucapnya.

Mahasiswa asal Bojonegoro ini terus termotivasi untuk berprestasi dan membangggakan nama UMM. Ia ingin terus berkembang dan mengasah skill untuk membanggakan orang tua dan juga bangsa saat berlomba di kancah Internsional.