banner 728x250

Gencarkan Literasi Bersama Warga, Mahasiswa Kanjuruhan Malang Bentuk Marhaen Institut

Launching Marhaen Institut. (Foto: Ist)

MALANG – Gerakan literasi saat ini sedang gencar-gencarnya digaungkan oleh pemerintah. Berdasarkan hasil penelitian Programme for International Student Assessment (PISA) tahun 2018 yang diinisiasi oleh Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) yang meneliti siswa 15 tahun dari sekolah-sekolah yang dipilih secara acak menunjukkan hasil yang tidak memuaskan.

Dalam penelitian PISA tahun 2018 Indonesia menempati urutan 74 dari 79 negara yang diteliti. Data penelitian tersebut diperoleh melalui tes literasi, numerasi, dan sains.

banner 336x280

Berdasarkan kondisi lemahnya minat literasi masarakat anak-anak muda kreatif bersemangat membuat gerakan literasi.

Layaknya yang dilakukan anak-anak muda yang berasal dari berbagai organisasi seperti Dewan Pengurus Komisariat (DPK) GMNI  Universitas PGRI Kanjuruhan Malang bersama warga Klayatan 3 Gang Melati, RT 001/RW 002 Kelurahan Bandung Rejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang membangun Marhaen Institut.

“Marhaen Institut ini merupakan sebuah wadah pendidikan non formal yang bergerak dalam kegiatan peningkatan literasi, numerasi, dan sains bagi anak-anak usia sekolah. Ini juga merupakan bentuk kepedulian kita bersama anggota Dewan Pengurus Komisariat (DPK) GMNI Universitas PGRI Kanjuruhan Malang dalam meningkatkan literasi, numerasi, dan sains bagi anak-anak di wilayah Kelayatan 3 Gang Melati,” jelas Afriano, Koordinator Marhaen Institut, Jumat  (03/06/2022).

Marhaen Institut ini di launching tepatnya pada tanggal 1 Juni 2022. Hal ini dipilih sebagai tanggal yang tepat saat memperingati Hari Pancasila yang beberapa waktu lalu telah dirayakan bersama.

Afriano sendiri turut menerangkan bahwa kegiatan literasi melalui Marhaen Institut ini merupakan kesadaran bersama para mahasiswa yang berkuliah di perguruan tinggi dalam mewujudkan salah satu poin Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu “Pengabdian Kepada Masyarakat”.

“Kami mahasiswa yang berkuliah di perguruan tinggi memiliki kesadaran tersendiri, bahwa  ada poin dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pengabdian masyarakat yang harus dilakukan atau pun dijalankan. Ini juga merupakan keinginan untuk terlibat langsung dan aktif dalam mewujudkan cita-cita Kemerdekaan Indonesia yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui gerakan literasi,” ujar Afriano yang juga merupakan salah satu mahasiswa dari  Prodi Pendidikan Matematika, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang ini.