banner 728x250

Cerita Jatuh Bangun Suami Istri Bisnis saat Pandemi, Musim Kopi Bersemi Kembali

Devita Suci Herliyanti, Owner Musim Kopi. (Foto: Irfan Bagus)

MALANG – Tak ragu menjalani bisnis kopi, usaha perempuan tangguh ini mampu bertahan di masa pandemi Covid-19.

Adalah Devita Suci Herliyanti, Owner Musim Kopi yang punya dua outlet di Malang. Perempuan asal Malang ini mengawali bisnis pertama kali di Denpansar dan Kuta, Bali.

banner 336x280

Tak sendiri, Ia membuka usaha tersebut bersama sang suami Rahma Herlambang Prasetya. Devi, sapaan akrabnya, menceritakan jatuh bangun dalam bisnis yang ia geluti.

Dengan budget 28 juta, dia membangun usaha kopi di Bali. Membuka usaha kopi di tahun 2019, berawal dari kecintaan suaminya terhadap minuman yang berkafein tersebut.

“Pada saat itu (saat di Bali) omsetnya cukup fantastik,” ujar Devi kepada Rubrika, Rabu (20/04/2022).

Namun, Devi dan suami saat itu merasakan kepahitan, sebab usaha yang digelutinya bangkrut akibat pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.

Selang berganti tahun, Devi memutuskan untuk pulang ke kampung halamannya di Malang. Keinginan Devi untuk memulai bisnis lagi muncul saat melihat peluang besar di Malang.

“Saya tak bisa diam, saat saya balik ke Malang, saya mulai melakukan survey, bisnis apa yang cocok untuk di Malang,” bebernya.

Keputusan mencoba kembali di bisnis kopi pun terbersit di pikiran perempuan berusia 30 tahun itu.

“Akhirnya saya menghubungi suami saya untuk segera balik ke Malang dan memulai kembali bisnis di Malang dengan modal seadanya,” ucapnya.

Musim Kopi, begitulah ia namakan Coffee Shop yang berada di Jalan Gajayana Nomor 556, Kota Malang itu.

“Nama Musim Kopi di ambil karena di harapakan nama musim bisa menjadi hoki atas rejeki yang seperti kopi bisa tumbuh di setiap musim,” katanya.

Selain di Gajayana, Musim Kopi memiliki cabang kedua di Jalan A. Yani Nomor 776, Sumber Porong, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

Devi menjual berbagai varian kopi di outletnya, mulai dari Es Kopi Gula Aren, Es Permen Karet, dan Brown Sugar Boba Milk. Tak hanya yang dingin, dia juga menjual minuman panas yang cocok dengan udara sejuk di Malang, yakni ada Susu, Kopi Tubruk dan Coklat.

Kamu tak perlu khawatir, sebab harganya cukup terjangkau dengan harga yang di bandrol mulai dari 10 ribuan.

“Saya nggak mau di banding-bandingkan dengan banyak bisnis kopi yang saat ini ada, rasa yang saya miliki memang tergolong midel, mereka semua sama karena sama-sama pencinta kopi,” ujar Devita Suci Herliyanti.

Untuk bisnisnya sendiri, dia lebih menyasar pasar mahasiswa dan masyarakat pecinta kopi. Ia juga memanfaatkan media sosial untuk memasarkan produknya, seperti instagram. Produknya juga bisa dipesan di Gojek dan Grab.

“Alhamdulilah dengan kemampuan keras dan kerja yang keras usaha ini bisa berjalan hingga saat ini,” tandasnya.

Devi menambahkan, dalam sehari, ia bisa meraup omset sebesar 800 ribu. Musim Kopi Cabang Gajayana buka di mulai jam 07.00 hingga 24.00 WIB. Sedangkan cabang di Lawang buka mulai jam 09.00- 21.00 WIB.

“Saya berharap teman-teman yang mau berbisnis jalani bisnis kamu, jangan takut gagal, modal bukan sebuah halangan untuk memulai suatu bisnis yang akan di jalani,” pesannya kepada masyarakat yang ingin memulai bisnis.

banner 336x280