banner 728x250

Gubernur Jatim Resmikan Kampus UMKM Shopee di Kota Malang

Gubernur Jatim Reskikan Kampus UMKM Shopee di Kota Malang, Selasa (12/04/2022). (Foto: Prokopim Kabupaten Malang)

MALANG – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmikan Kampus UMKM Shopee di UPT Pelatihan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur di Jalan Raya Gribig, Madyopuro, Kota Malang, Selasa (12/4/2022).

Peresmian itu dihadiri Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto, Ketua Dekranasda Jatim Arumi Baschin Emil Dardak, dan sejumlah Jajaran Provinsi Jatim lainnya serta Direktur Eksekutif Shopee Indonesia Handika Jahja.

banner 336x280

Selain itu hadir pula, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko serta sejumlah Jajaran OPD Kota Malang, Kota Batu maupun Kabupaten Malang.

Kampus UMKM Shopee dapat menjadi salah satu solusi untuk mendukung perkembangan UMKM di Jawa Timur khususnya untuk Go Internasional. Dengan adanya kampus tersebut, para UMKM akan mendapatkan banyak keuntungan.

Selain itu, dalam laporannya, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Jatim, Andromeda Qomariah, menyampaikan sinergitas Pemprov Jatim dan Shopee tersebut diawali dengan adanya MoU antara kedua belah pihak hingga dapat terwujudnya peresmian Kampus UMKM Shopee di Kota Malang hari ini.

“Salah satu tujuan pendirian kampus ini adalah untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan UMKM Jawa Timur agar dapat masuk dalam ekonomi digital yang kian berkembang, kemudian memperkenalkan dan mempermudah UMKM dalam mengadopsi teknologi digital untuk mengembangkan bisnisnya hingga memberikan pendampingan bagi UMKM agar dapat masuk ke dalam ekosistem digital,” ungkap Andromeda.

Pendirian Kampus UMKM di Kota Malang tersebut dinilai Gubernur Jatim sudah sangat tepat mengingat jumlah start up terbanyak di Jawa Timur adalah di wilayah Malang.

“Start Up di Jawa Timur yang paling banyak itu di Malang, baru yang kedua di Surabaya. Jadi kalau kita ingin menyiapkan UMKM yang bisa bergerak dengan maksimalisasi seluruh ekosistem digital, maka pendirian kampus UMKM di Malang ini sudah di tempat yang sangat tepat,” ungkap Khofifah.

Dengan pendirian Kampus UMKM tersebut, Gubernur Jatim menyampaikan Shopee telah memberikan harapan baru bagi para pelaku usaha lokal (UMKM) untuk dapat meningkatkam kapasitas agar dapat naik kelas, meningkatkan jejaring dan menuju kondisi yang lebih baik lagi.

“Terima kasih atas seluruh dedikasi dari Shopee melalui kampus UMKM shopee yang ada di Malang ini. Harapan kita adalah literasi digital UMKM akan menjadi bagian dari penguatan untuk dapat memberikan kembali harapan baru, semangat baru bagaimana recover together, reccover more stronger bersama kita semua bersama kampus UMKM Shopee Malang,” pungkas Gubernur Khofifah.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Shopee Indonesia Handika Jahja menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Jawa Timur bersama jajaran di Provinsi Jawa Timur yang telah mendukung Shopee dan memberikan fasilitas di tempat yang bagus untuk Kampus UMKM tersebut.

“Kita berterima kasih sekali ini adalah salah satu yang bisa dibilang terbesar untuk kampus UMKM shopee dengan fasilitasnya yang sangat baik,” ungkap Handhika.

Digitalisasi menurut Handhika sangat penting bagi Shopee seiring dengan instruksi Presiden Joko Widodo untuk membanjiri marketplace dengan barang-barang produksi lokal.

“Bagaimana cara membanjirinya adalah dengan memastikan hulunya itu benar yaitu kita harus memastikan para produsen-produsen lokal yakni para UMKM lokal dapat bergabung ke dalam ekosistem dengan dilatih, di training, dibimbing agar dapat berkembang lagi hingga dapat berdampak ke sekelilingnya. Itu yang menurut saya juga penting bukan hanya angka ekonominya saja tapi juga dampak sosialnya ke sekelilingnya,” ujar Direktur Eksekutif Shopee Indonesia.