banner 728x250

BEM se-Malang Raya Ancam Turun Kembali ke Jalan Jika Tuntutan Tak Ditepati

Ketua DPRD Kota Malang Temui Massa Aksi, Selasa (12/04/2022). (Foto: Andrew Manalu)

MALANG – Gabungan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Malang Raya menggelar unjuk rasa (unras) di depan Gedung DPRD Kota Malang, Selasa (12/04/2022).

Aksi yang diikuti ratusan mahasiswa ini membawa 25 poin tuntutan. Diantaranya menolak masa jabatan presiden 3 periode, menolak kenaikan harga BBM, dan pemberantasan mafia minyak goreng (migor) dan isu-isu lingkungan di Malang raya.

banner 336x280

Koordinator BEM Malang Raya, Zulfikri Nurfadhilla berharap 25 poin tuntutan mahasiswa Malang Raya di tindaklanjuti oleh DPRD Kota Malang.

“Semoga tuntutan kami juga bisa ditindaklanjuti. Tapi kami tidak diam, gerakan kami tidak berhenti hari ini, gerakan kami tidak berhenti disini,” ujarnya.

BEM se-Malang Raya juga menegaskan dan memberi tenggang waktu kepada DPRD agar tuntutan mereka segera terealisasi.

“Minggu kedepan kita akan menghitung eskalasi apakah DPRD betul-betul akan menindaklanjuti tuntutan-tuntutan kita,” pungkas Koordinator BEM se-Malang Raya.

Mahasiswa Universitas Gajayana Malang ini juga menyampaikan konsekuensi jika tuntutan-tuntutan tidak ditindaklanjuti DPRD Kota Malang, maka BEM se-Malang Raya akan turun kembali dengan eskalasi lebih besar lagi.

“Maka daripada itu jika misalkan DPRD tidak menindaklanjuti, maka kita akan turun dengan eskalasi lebih besar daripada hari ini,” kata Koordinator BEM se-Malang Raya.

banner 336x280