banner 728x250

KJJT Bojonegoro Gandeng Perangkat Desa Sinau Bareng Jurnalistik

BOJONEGORO – Pengurus Pusat Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) di Surabaya, mengapresiasi kegiatan sinau (belajar) bareng perangkat desa yang didengungkan dan dilaksanakan oleh seluruh struktur di daerah Bojonegoro. 

Sinau bareng adalah trademark (simbol) KJJT. Sinau bareng mengambil filosofi “tolabul ilmi ilal mahdi ilal lahdi” yang berarti sampai liang lahat, manusia harus sinau bareng.  

banner 336x280

Sinau bareng jurnalistik harus dimaknai bahwa pembelajaran seluruh elemen masyarakat baik prinsip jurnalistik dan sembilan elemen jurnalistik.

Jurnalistik tidak sekadar bisa menulis dan merangkai kalimat saja. Namun lebih dari itu, merengkuh pemahaman akan prinsip kejurnalistikan, memahami semua bidang, lalu menginformasikan secara baik, jujur, lugas dan berimbang.

“Jurnalistik itu memegang nilai keadilan sosial, tidak hanya rasa keadilan sosial atau komunal yang diraih tetapi juga prinsip keadilan hukum positif di negara ini,” ujar Isma Hakim Rahmat, Dosen KJJT, Sabtu (09/04/2022).

Menurut Isma Hakim, Jika elemen masyarakat mulai dari masyarakat biasa, pejabat RT, Kades, Camat hingga pejabat tinggi melek (menyadari) prinsip kerja jurnalis, melek aturan, dan tanggungjawab jurnalis maka bukan tidak mungkin cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa akan bisa diraih. 

Terakhir, dalam sinau bareng ada take and give (menerima dan memberi). Ada yang memberi kritikan, saran dan pemahaman, di sisi lain ada yang menerima begitu selanjutnya.

“Disitu ada nuansa guyup, tepo seliro, saling asah, asih serta asuh. Kita apresiasi setinggi-tingginya sinau bareng dilakukan pengurus KJJT Bojonegoro dan terus menjadi virus kebaikan di semua daerah,” tandasnya di akhir wawancara.